Semenjak ditetapkannya KLB (Kejadian Luar Biasa) Corona oleh Pemerintah Kota Surakarta pada tanggal 13 Maret 2020 yang lalu, Kota Surakarta pun mengambil kebijakan untuk meliburkan sekolah-sekolah yang ada demi keamanan masyarakat. Libur sekolah ditetapkan mulai dari tanggal 14 Maret 2020 sampai dengan 29 Maret 2020. Menindaklanjuti hal tersebut Direktur Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro Surakarta Bapak Abubakar Husein S.T menyatakan bahwa Segala aktifitas di sekolah-sekolah YPID untuk sementara waktu di non-aktifkan, dimulai Sabtu, 14 Maret 2020 hingga Minggu, 29 Maret 2020 dan Seluruh siswa diminta untuk belajar di rumah selama jangka waktu tersebut.

Tetapi dengan libur bukan semata-mata para siswa siswi juga libur dalam belajar, tetapi mereka diajak untuk Study From Home agar mereka tetap produktif selama #dirumahaja.

Ada yang luput diperbincangkan dari hingar bingar berita seputar virus Covid – 19 ini. Dengan adanya kejadian ini membuka mata masyarakat bahwa banyak pelajaran yang dapat diambil khususnya untuk orang tua dalam hal mendidik anak. Melihat bagaimana seorang guru mendidik anak anaknya dari pagi sampai sore hari tanpa kenal lelah. Banyak orang tua mulai menyadari betapa berjasanya seorang guru dalam mendidik anak-anaknya.

Dalam situasi libur panjang ini bukan berarti berhenti juga pekerjaan seorang guru, mereka tak lupa untuk terus memberikan bekal ilmu kepada muridnya everywhere they can. Salut sekali kepada seluruh guru yang ada di Indonesia, khususnya untuk para guru di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro Surakarta yang tak pernah lelah untuk berkhidmah ditengah wabah.

Berikut potret bagaimana Bapak & Ibu guru terus berusaha memberikan pelayanan yang maksimal dikala wabah melanda. Dengan menyuguhkan pembelajaran yang menarik, unik dan kreatif otomatis akan membuat peserta didik bersemangat dalam mengerjakan. Hal ini membuat pelajaran semakin mudah diterima oleh peserta didik.

Yang pertama datang dari pembelajaran di PAUD Terpadu Islam Diponegoro Surakarta. Kali ini adik-adik diajak untuk membuat Bola-bola Corona. Tujuan dari pembelajaran ini supaya anak-anak lebih aware terhadap virus yang sedang merebak di masyarakat, selain itu hal ini juga untuk melatih motorik halus buah hati. Saraf motorik halus ini dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan dan rangsangan secara rutin, seperti bermain puzzle, menyusun balok, memasukan benda ke dalam lubang sesuai bentuknya dan membuat bola bola juga salah satunya. Tidak hanya itu tujuan dari pembelajaran ini untuk memaksimalkan perkembangan fisik buah serta imajinasinya. Kemampuan motorik halus setiap anak berbeda-beda, baik dalam hal kekuatan maupun ketepatannya. Perbedaan ini dipengaruhi oleh pembawaan anak dan stimulai yang didapatnya.

Selain membuat bola-bola corona, buah hati juga diminta untuk menceritakan apa yang dia tahu tentang Virus Covid – 19. Berikut video mereka :

(Bercerita tentang Virus Corona)

Nah dan pada pembelajaran lainnya yang bertema AIR, peserta didik diminta untuk mencuci tangan dan menyiram tanaman. Hal ini untuk mengajarkan buah hati untuk senantiasa menjaga kebersihan diri sesuai dengan ajaran Islam dan sebagai bentuk memelihara lingkungan hidup dan menyayangi makhluk Allah yang lain (tanaman).

(Air & Manfaatnya)

(Praktek Menyiram Tanaman)

(Praktek Mencuci)

(Praktek Benda Terapung & Tenggelam)

Nah kalau ini mereka sedang pelajaran Bahasa Inggris nih guy yang bertema FAMILY.

Sekarang kita menongok pembelajaran yang ada di SD Islam Diponegoro Surakarta datang dari Ibu Hawa Ajeng Trisnawati S.Pd pengampu pelajaran Tematik & Matematika. Kali ini Ibu Hawa menggunakan aplikasi yaitu Google Classroom. Peserta didik membaca materi melalui Google Classroom yang disajikan guru, serta tugas yang juga dilampirkan dalam Google Classroom hal ini membuat peserta didik dengan mandiri mengerjakan materi pembelajaran yang tentunya juga terdapat di buku tematik. Gambar ini ketika peserta didik mengerjakan pembelajaran matematika yaitu menggambar sudut menggunakan busur.


Dan pembelajaran selanjutnya yaitu memahami tempo pada sebuah lagu daerah yaitu (Kicir-Kicir). Setelah selesai mengerjakan peserta didik diminta untuk mengirimkan hasil pekerjaan nya melalui google classroom. Dan Bapak Ibu Guru mengoreksi hasil kerja peserta didik dan dapat memberikan nilai langsung pada aplikasi serta akan terangkum otomatis pada aplikasi tersebut.

Part #1. Komponen Penyusun Tata Surya (SMP Islam Diponegoro Surakarta)

Covid-19 tak akan menghalangi kita untuk belajar karena belajar dapat dilakukan dengan banyak cara dan darimanapun. Pelajaran IPA pun berlanjut dan kita belajar dulu pada materi Bab 6 mengenai Tata Surya karena bu Nita yakin kalian sudah mempelajari dasarnya saat SD. Walau sesungguhnya saya ingin sekali kita bisa berdiskusi secara langsung di kelas dengan kalian tetapi semoga jarak yang sekarang tercipta takkan pernah melunturkan niat kalian belajar. Oke Student! Bahasan pertama yang kita pelajari adalah mengenai komponen penyusun tata surya ya! Setelah kalian belajar materi dengan semua bahan yang saya sediakan, maka tugas selanjutnya adalah mengerjakan evaluasi melalui soal yang Bu Nita susun pada website nilai.ypid.or.id menggunakan akun kalian masing-masing. Siaaap?

Itu tadi tulisan dari blog pribadi Ibu Nita https://arnitacahya.blogspot.com/2020/03/tata-surya-part-1-komponen-penyusun.html  salah satu guru SMP Islam Diponegoro Surakarta yang ditujukan untuk muridnya mengenai materi Komponen Penyusun Tata Surya.

Dan yang terakhir ada dari SMA Islam Diponegoro Surakarta. Kali ini pembelajaran dari Bapak Zakaria Sandy Pamungkas M.Pd pengampu pelajaran Fisika. Kali ini bab Pemanasan Global melalui WhatsApp yaitu pengkajian jurnal ilmiah terkait pemanasan global meliputi faktor, proses terjadinya, dan dampak yang ditimbulkan, dan diakhiri dengan pemberian tugas dengan pembuatan poster terkait pemanasan global.

(Pembelajaran Geografi Melalui Aplikasi Quipper)

Ada juga pembelajaran Agama yang dikemas dengan menyenangkan yaitu berupa kuis!

Nama – nama bulan hijriyah

 

Nah itu tadi sekilas tentang kegiatan #STUDYFROMHOME. Pantengin terus sosial media kami untuk mengetahu update terbaru dari kegiatan sekolah maupun siswa siswi. Jangan lupa untuk #dirumahaja dan tetap produktif ya guys! #dirumahaja kamu punya waktu lebih banyak untuk istirahat dan bersama keluarga. Be safe, Stay healthy!

Leave a Reply

 

Serahkan Pendidikan Anak Anda Kepada Ahlinya