Our Native Speaker comes from Mexico. But, He looks like An Arabian. Why so?

YPID Berita, SMP Our Native Speaker comes from Mexico. But, He looks like An Arabian. Why so?
0 Comments

Mr. Leon look like an Arabian

Kamis, 23 Februari, kelas 7A, 7C, 8A, dan 8B berkumpul di ruang terbuka SMP Islam Diponegoro untuk belajar Mata Pelajaran Bahasa Inggris. Kenapa berkumpul jadi 1? Soalnya ada Native Speaker lagi nih… asikk!! Well, Native Speaker kali ini datang dari Mexico. Mr. Leon Gilberto namanya. Mr. Leon sudah tinggal di Indonesia kurang lebih 2,5 tahun. Cukup lama juga ya.. Beliau datang ke Indonesia untuk menimba ilmu. Saat ini Mr. Leon tengah menempuh study di ISI Jurusan Seni Karawitan. Kenapa Mr. Leon tertarik sama budaya jawa khususnya karawitan? Jadi, once upon a time in Mexico, Sepupu Mr. Leon yang sudah lebih dulu belajar tentang Kebudayaan Indonesia unjuk kebolehan menari Tarian Bali dan Tarian Jawa, serta main musik tradisional juga. Nah dari situ Mr. Leon tertarik untuk belajar karawitan di negeri asal musik tradisional tersebut, yup, INDONESIA

siswa melatih English Speaking Skill dengan bertanya kepada Mr. Leon

Pada awalnya, Miss Intan dan Mr. Leon sepakat untuk tidak memberitahu siswa bahwa Mr. Leon bisa dan fasih berbahasa Indonesia, bahkan Bahasa Jawa. Hal ini bertujuan agar siswa lebih termotivasi untuk benar-benar practice in English. Hehe.. banyak sekali pertanyaan yang ditanyakan kepada Mr. Leon. Selain pertanyaan umum seperti makanan dan minuman favorit, alamat, dan alasan datang ke Indonesia, ada juga yang bertanya mengapa Mr. Leon memanjangkan rambut dan  mengapa Mr. Leon look likes An Arabian. So Funny! Maklum saja karena Mexico mempunyai nenek moyang yang beraneka ragam. Salah duanya adalah Timur Tengah dan Spanyol.

Mr. Leon meniup seruling

Disela-sela kelas, Mr. Leon memainkan alat musik tradisional Indonesia  yaitu seruling. Bukan 1 seruling, tapi 2 seruling. Satu seruling dari Bandung Jawa Barat dan yang  satu nya lagi dari Bali. Siswa pun terlihat serius mendengarkan dan tepuk tangan dengan riuh saat Mr. Leon selesai meniup serulingnya. Diakhir kelas, Miss Intan membeberkan bahwa sebenarnya Mr. Leon bisa berbahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.

siswa terlihat antusias dan gembira kedatangan native speaker

Sontak siswa tertawa dan Mr. Leon mulai berbincang dengan Bahasa Jawa. “Sampun kalih setengah taun” jawab Mr. Leon saat ditanya berapa lama sudah tinggal di Indonesia dalam Bahasa Jawa oleh seorang siswa. hahaa.. Mr. Leon mengatakan bahwa siswa memiliki potensi yang besar untuk bisa berbahasa Inggris dengan baik dan lancar. Kemudian Mr. Leon berfoto bersama siswa sebelum meninggalkan SMP Islam Diponegoro.  Besok Native Speaker nya dari mana lagi ya? Can’t wait..

Kelas 7A

Kelas 7C

Kelas 8A

Kelas 8C

TESTIMONI

Saya senang dan sangat mengapresiasi kehadiran para native speaker di sekolah, termasuk Leon. Selain anak-anak bisa meningkatkan English speaking skill, mereka juga bisa mengerti budaya-budaya dari daerah-daerah dari benua lain” – Miss Intan, Guru Bahasa Inggris SMP Islam Diponegoro

Ahmad Syarif (7A)

Senang, mister nya ramah, baik, memotivasi kita untuk kita belajar alat musik tradisional, kan malu orang bule aja bisa masak kita nggak bisa. Terus saya sangat bisa belajar Bahasa Inggris, memotivasi untuk terus belajar” – Ahmad Syarif, siswa kelas 7A

(Humas)

 

 

 

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Related Posts

SD Islam Diponegoro Borong Medali Pada Olimpiade Sains Tingkat Nasional
Perwakilan SD Islam Diponegoro Surakarta mempersembahkan 3 medali perak & perungu dalam ajang Olimpiade Sains
Langganan Juara, PAUD Terpadu Islam Diponegoro Raih Juara Drum Band Tingkat Se-Eks Karesidenan Surakarta
Alhamdulillah di penghujung Tahun Ajaran 2021/2022 drum band PAUD Terpadu Islam Diponegoro Surakarta meraih Juara
PPDB PAUD TERPADU ISLAM DIPONEGORO SURAKARTA
Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) PAUD Terpadu Islam Diponegoro Surakarta Tahun Ajaran 2022/2023 telah dibuka