SD Islam Diponegoro Nobar Cuplikan Film G30S/PKI Setelah Tausyiah 10 Muharram

YPID Berita, SD SD Islam Diponegoro Nobar Cuplikan Film G30S/PKI Setelah Tausyiah 10 Muharram
0 Comments

kepala sekolah membuka serangkaian kegiatan hari sabtu lalu

10 Muharram yang jatuh pada hari sabtu, 30 September kemarin, juga bertepatan dengan peringatan hari bersejarah, dimana Partai Komunis Indonesia (PKI) menculik beberapa Jendral Angkatan Darat pada tahun 1965 yang kita kenal dengan peristiwa Gerakan 30 September.

pemberian santunan kepada anak yatim didampingi oleh anggota TNI dari koramil

Pukul 07.00 seluruh siswa siswi SD Islam Diponegoro berkumpul di lapangan untuk tausyiah 10 Muharram, dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim yang bersekolah di SD Islam Diponegoro dan Nobar (nonton bareng) cuplikan Film G30S/PKI. Kegiatan nobar diawali dengan pemasangan bendera setengah tiang , tausyiah dan pemberian santunan kepada anak yatim, dan didampingi oleh anggota TNI dari Koramil setempat yaitu Bapak Ahmad S. Hartono & Bapak Sunardi, kelas 4, 5 & 6 berpindah ke Aula Man Jadda Wa Jadda untuk nonton cuplikan film dokumenter G30S/PKI secara bergiliran putra dan putri.

serius menonton cuplikan film

Suasa hening terasa saat film diputar dari awal hingga akhir , dengan rasa ingin tahu yang tinggi, siswa siswi terus menatap ke depan untuk melihat bagaimana sejarah terjadi saat 30 September. “Alhamdulillah, saat ini kita bisa beribadah, belajar, dan bekerja dengaan tenang, tidak seperti yang kita saksikan tadi, dimana pada tahun 1965 ibadah saja tidak tenang, Al Quran di rusak, Jendral-jendral diculik dan lain sebagainya” jelas Bp. AS Hartono, salah satu anggota TNI setelah cuplikan film selesai diputar.

Bp. AS Hartono memberikan sedikit penjelasan dan pesan untuk siswa usai nonton film G30S

Karena bertujuan untuk mempertambah keimanan dan rasa cinta terhadap tanah air, tayangan yang ditampilkan di film dokumenter hanya berupa cuplikan-cuplikan adegan penting dan sarat makna bersejarah dengan durasi kurang lebih 60 menit (Film Dokumenter asli berdurasi kurang lebih 180 menit / 3 Jam) tanpa sedikitpun mengandung dan menampilkan unsur kekerasan yang tidak patut untuk disaksikan oleh anak usia sekolah. Walaupun demikian, siswa dan siswi tetap terlihat antusias menonton film dan menyimak penjelasan yang disampaikan oleh Bp. AS Hartono

SD Islam Diponegoro merupakan salah satu Sekolah Terbaik di Surakarta. Di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro, SD Islam Diponegoro terus meningkatkan kualitas pelayanannya, baik dari segi sarana dan prasarana, maupun staf pengajar yang di beri amanah untuk membangun generasi berakhlak, cerdas, berkarakter, dan berwawasan global.

(Humas)

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Related Posts

Tertarik Ikut Trial Class untuk Si Kecil? Pahami Dulu Hal Ini
Sebagaimana sifat manusia yang lebih menyukai bukti daripada janji. Itulah mengapa Trial Class diadakan, ingin
KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR’AN
Ramadhan memang sudah habis, tapi kita adalah hamba Allah yang tak ada habis-habisnya. Bulan puasa
TRADISI HALAL BIHALAL YANG TERUS DILESTARIKAN DI YPID
Masih dalam suasana hari Raya Idul Fitri, Senin 9 Mei 2022 bertempat di Gedung Pertemuan