Kreatif Bahan Ajarnya (Semakin) Cerdas Siswanya, Tantangan Menjadi Guru Kreatif di Era Digital

YPID Berita, Yayasan Kreatif Bahan Ajarnya (Semakin) Cerdas Siswanya, Tantangan Menjadi Guru Kreatif di Era Digital
0 Comments

Ibu Soelis membuka FGD di Aula Man Jadda Wa Jadda

Itulah yang menjadi tema Focus Group Discussion (FGD) Tahap 2 yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro untuk seluruh staf pengajar di lingkungan YPID. Bertempat di Aula Man Jadda Wa Jadda, Sabtu, 18 Februari 2017, FGD di buka oleh Ibu Soelistio Wati selaku Kepala Pengembangan dan Pemberdayaan SDM YPID. Beliau menerangkan bahwa banyak sekali materi menarik tentang bahan ajar yang masuk untuk ditampilkan dan di bahas di FGD kali ini, baik dari unit PAUD, SD, SMP maupun SMA. Dan akhirnya terpilih 2 materi yang akan dirembug bersama staf pengajar di lingkungan YPID.

Ustad Nadhir mempresentasikan bahan ajar berupa pemutaran video

Materi pertama yaitu dari Guru Agama YPID, Ustad Moch. Nadhir, M.H.I. Ustad Nadhir menampilkan materi “Optimalisasi Pembelajaran Efektif Melalui Media Audio Visual pada Pembelajaran Siroh”. Sesuai dengan judul materinya, Ustad Nadhir menggunakan media audio visual berupa video untuk menceritakan tentang siroh. Yang dicontohkan kali ini adalah tentang penaklukkan Kota Mekkah 8H yang diputar untuk kelas XI SMA Islam Diponegoro. Tentu saja bahan ajar dengan menggunakan video (melihat dan mendengar) lebih menarik daripada menggunakan buku (membaca). Jadi diharapkan siswa siswi dapat lebih memperhatikan dan memahami sejarah islam melalui video siroh. Tapi sebelumnya, Ustad Nadhir mengedit dan memotong video agar durasi dan materi yang ditampilkan tidak terlalu panjang dan melebar. Ustad Nadhir juga bisa menambahkan subtitle ke dalam video yang belum ada subtitle Bahasa Indonesia-nya lhoh. Keren banget ustad..

salah satu komik sederhana dalam bahan ajar milik Ibu Krisna

Materi kedua yang didiskusikan di FGD 2 ini adalah dari pengajar unit SMP dan SMA, yaitu Ibu Krisna Aniza Rachman, S.Pd. Kali ini Ibu Krisna membahas tentang “Media Pembelajaran Berbasis Komik Sederhana”. Bisa ditebak kan bagaimana bahan ajar nya? Iyap betul. Menggunakan komik. Sebelum mengajar mata pelajaran Seni Rupa, Ibu Krisna menyiapkan gambar berupa komik sederhana yang dibentuk sedemikian rupa, seperti ditambahi dengan bubble text, warna, dan sebagainya hingga membentuk komik yang sesuai dengan materi pembahasan seni rupa. Siswa siswi pun menjadi lebih bersemangat dalam belajar dan memahami materi yang disampaikan oleh Ibu Krisna. Jadi gampang belajarnya..

Bapak Fikri memberikan ucapan terimakasih kepada penyampai materi FGD

Diakhir acara Bapak Fikri selaku Konsultan Pendidikan YPID memberikan ucapan terimakasih kepada Ustad Nadhir dan Ibu Krisna sebagai pemateri FGD 2 YPID.

 

 

 

 

 

TESTIMONI

Dengan diselenggarakannya FGD oleh YPID saya sangat terbantu dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.  Saya mendapatkan banyak variasi pelaksanaan pembelajaran &  media pembelajaran drari rekan-rekan guru.  Kami juga dapat menambah wawasan tentang bagaimana melaksanakan proses pembelajaran dengan baik. Yang paling berkesan adalah saya mendapat ilmu, yang pertama menyajikan materi dengan perangkat digital yang baik, sehingga bukan menyajikan teks &  gambar pada tembok saja dan yang kedua bersedia membuka hati untuk menerima saran dari kekurangan kita.  Semoga FGD berikutnya semakin berkualitas,  sukses untuk kita semua” – Ibu Wedny, Guru SD Islam Diponegoro

(Humas)

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Related Posts

Tertarik Ikut Trial Class untuk Si Kecil? Pahami Dulu Hal Ini
Sebagaimana sifat manusia yang lebih menyukai bukti daripada janji. Itulah mengapa Trial Class diadakan, ingin
KEUTAMAAN MEMBACA AL-QUR’AN
Ramadhan memang sudah habis, tapi kita adalah hamba Allah yang tak ada habis-habisnya. Bulan puasa
TRADISI HALAL BIHALAL YANG TERUS DILESTARIKAN DI YPID
Masih dalam suasana hari Raya Idul Fitri, Senin 9 Mei 2022 bertempat di Gedung Pertemuan