CALL CENTER
HUMAS YPID
0878 3636 4848
info@ypid.or.id

PAUD Terpadu Islam Diponegoro Belajar Rambu Lalu Lintas di Polresta Surakarta

bersiap belajar dan bermain bersama pak polisi

Pak Polisi dan Bu Polisi, itulah sapaan yang diberikan anak-anak kelas Kelompok Bermain PAUD Terpadu Islam Diponegoro untuk anggota polisi yang bertugas saat belajar dan bermain di Polresta Surakarta, Selasa 3 Oktober kemarin. Dalam rangka apa ya anak-anak bisa belajar sampai ke Polresta Surakarta?

berani maju kedepan dan menyanyi

Puncak tema “ABRI di Kotaku” menjadi dasar dari berkunjungnya kelas KB ke Polresta Surkarta. Berkumpul tepat jam 8 untuk menyaksikan apel pagi harian di lapangan polresta, anak-anak terlihat sangat bergembira dan tak henti-hentinya menyapa Pak Polisi dan Bu Polisi yang mereka temui.

tanya jawab dengan Bu Polisi

Setelah anggota selesai melaksanakan apel, giliran anak-anak belajar dan bermain bersama Polisi dari berbagai macam satuan yang ada. Sesi pertama, anak-anak diajak bernyanyi bersama Bu Polisi. Saking antusiasnya, anak-anak hingga berebut untuk maju ke depan dan menyanyi bersama. Iya.. semuanya boleh ikutan nyanyi kog….

dilarang parkir disini ya..

Sesi kedua, dari satuan lalu lintas. Anak-anak diberitahu bagaimana caranya menjaga keselamatan di jalan. Tenyata anak-anak sudah paham betul saat ditanyai Pak Polisi dan Ibu Polisi bagaimana cara menjaga keselamatan di jalan raya. Memakai helm saat naik motor dan memakai sabuk keselamatan di dalam mobil, jawab anak-anak. Good job!!

memperkenalkan anjing terlatih milik Polresta Surakarta

“gambar pentung”, jawab salah satu anak saat ditanyai bu Polisi tentang gambar rambu-rambu lalu lintas. Sontak tawa keluar dari anggota polisi, bunda-bunda, dan orang tua pendamping anak-anak. Maksudnya adalah rambu tandaa untuk berhati-hati. Anak-anak juga belajar rambu-rambu lalu lintas yang lainnya loh. Seperti dilarang parkir, dilarang berhenti, tanda masjid, restoran, dan lain sebagainya. Jadi bisa ngingetin umi dan abi kalau lagi berpergian ya..

adegan anjing reserse kriminal menangkap penjahat

Dan sesi yang terakhir adalah dari bagian reserse kriminal. Menariknya, anggota polisi di bagian ini bekerjasama dengan hewan terlatih yaitu anjing untuk mencari jejak dan menangkap pelaku tindak kriminal. Ada yang takut sih waktu anjing nya pak polisi di ajak mendekat. Ya dari ukurannya memang besar dibanding dengan anjing lain yang sering kita lihat. Tapi tenang, anjing nya sudah jinak dan terlatih. Bisa duduk, tiarap, bahkan bersalaman. Pak Polisi juga mempraktekan bagaimana kerja anjing dalam mencari jejak dan menangkap penjahat. Keren deh.. diakhir pertemuan, anak-anak berfoto bersama anggota polisi. Terimakasih Pak Polisi dan Ibu Polisi …

Kepala Sekolah PAUD memberikan kenang-kenangan untuk Polresta Surakarta

PAUD Terpadu Islam Diponegoro memahami pentingnya perlakuan yang tepat dalam memaksimalkan proses perkembangan otak, kejiwaan dan pembentukan karakter yang positif atau akhaqul karimah. PAUD Terpadu Islam Diponegoro bertekad untuk berkontribusi membentuk generasi Islami yang tangguh, berakhlak mulia dan memiliki karakter positif, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berjiwa nasionalisme. PAUD Terpadu Islam Diponegoro telah lebih dari 5 tahun ditunjuk oleh Pemerintah Kota Surakarta sebagai TK Pembina di Surakarta. Dan sejak tahun 2015 ditunjuk sebagai percontohan PAUD Holistik dan Ramah Anak. Hal ini bisa diraih karena PAUD Terpadu Islam Diponegoro menerapkan berbagai pelatihan yang berkesinambungan dalam usaha meningkatkan mutu dan nilai spiritual guru dan karyawannya. PAUD Terpadu Islam Diponegoro, Insya Allah mampu menjadi tempat yang ideal bagi tumbuh kembang anak Anda.

*keseruan lainnya bisa dilihat di GALLERY PAUD

(Humas)

Leave a Reply