CALL CENTER
HUMAS YPID
0878 3636 4848
diponegoroska@gmail.com

Ayo Berbagi, Berhemat, dan Menabung Agar menjadi Pengusaha Sukses

Bp. Bakar menyalurkan ilmu kewirausahaan kepada siswi

Itulah tiga kiat khusus dari Bp. Abu Bakar Husein, S.T, Owner dari Carnaval Ice Cream Solo sekaligus Direktur Sekolah-sekolah di Yayasan Pendidikan Islam Diponegoro (YPID) saat memberikan materi klinik kewirausahaan 2 untuk seluruh siswi di Aula SMA Islam Diponegoro,Sabtu 23 September kemarin. Ini kali kedua Bp. Bakar (sapaan akrab beliau) mengisi pelatihan singkat kewirausahaan di SMA setelah sebelumnya, pada bulan Maret Bp. Bakar juga memberikan ilmu kewirausahaan untuk siswi SMA Islam Diponegoro. (baca juga Usaha Kita Akan Sesuai Dengan Besarnya Mimpi)

Dalam materi yang disampaikan, Bp. Bakar menekankan bahwa niat untuk berwirausaha harus sudah ditanamkan kepada diri kita sedini mungkin. Walaupun masih dibangku sekolah, siswi-siswi juga sudah bisa dapat merancang bisnis mereka sendiri. Mengingat bahwa penggerak ekonomi Indonesia terbesar adalah berasal dari kalangan anak muda yang kreatif dalam menghasilkan suatu karya/usaha/jasa yang bernilai jual di masyarakat.

banyak siswi yang tertarik untuk menjadi enterpreanur

Selain dituntut untuk menjadi inovatif dan kreatif, pengusaha juga diharuskan untuk memberikan pelayanan yang makasimal, fokus pada usaha yang ditekuni, mendengarkan dan melayani komplain pelanggan dengan baik, memberikan kebijakan harga yang sesuai pasar, dan sebagai pembedanya adalah dengan berdoa dan memohon restu dari orang tua. “Jangan malu untuk minta masukan dan doa dari orang tua kalian. Dan jangan ragu-ragu untuk berbagi terhadap sesama dari hasil usaha yang kita dapatkan. Yang penting kita menjadi pengusaha yang bisa berbagi, berhemat dan menabung.” Begitulah pesan Bp. Bakar diakhir sesi pelatihan.

Kepala Sekolah menutup pelatihan kewirausahaan

Sebagai penutup, Kepala SMA Islam Diponegoro, Bp Ahmadi, S.Pd, kembali menekankan pesan yang disampaikan Bp. Bakar. “Sebagai pembeda enterpreanur muslim dengan yang lainnya, kita jangan ragu untuk memohon doa dari orang tua dan dari orang-orang yang berada di dalam keterbatasan”. “Semoga pelatihan ini bukan hanya menjadi isapan jempol semata. Anak-anak sudah diberikan fasilitas, ruang berpikir untuk mengembangkan bakat menjadi pengusaha. Jadi bukan hanya pintar dan sholiha, tetapi juga pintar dalam berbisnis”. Lanjut beliau.

SMA Islam Diponegoro merupakan satu-satunya sekolah khusus putri di Kota Surakarta. Dengan sarana dan prasarana yang lengkap, tenaga pendidik yang berkualitas, dan segudang prestasi, SMA Islam Diponegoro siap menjadi Sekolah Terbaik di tingkat sekolah menengah atas.

(Humas)

Leave a Reply